Rabu, 21 Desember 2011

De-Ja Vu

Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton. Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.
Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau. Bagaimana penjelasan ilmu psikologi sendiri?

Terkait dengan Umur dan Penyakit Degeneratif
Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.
Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan pula penderita deja vu kronis: orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. Mereka merasa tidak perlu menonton TV karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum), dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter untuk mengobati ‘penyakit’nya karena mereka merasa sudah pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya! Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab deja vu ke dalam otak dan ingatan kita.
Baru-baru ini, sebuah eksperimen pada tikus mungkin dapat memberi pencerahan baru mengenai asal-usul deja vu yang sebenarnya. Susumu Tonegawa, seorang neuroscientist MIT, membiakkan sejumlah tikus yang tidak memiliki dentate gyrus, sebuah bagian kecil dari hippocampus, yang berfungsi normal. Bagian ini sebelumnya diketahui terkait dengan ingatan episodik, yaitu ingatan mengenai pengalaman pribadi kita. Ketika menjumpai sebuah situasi, dentate gyrus akan mencatat tanda-tanda visual, audio, bau, waktu, dan tanda-tanda lainnya dari panca indra untuk dicocokkan dengan ingatan episodik kita. Jika tidak ada yang cocok, situasi ini akan ‘didaftarkan’ sebagai pengalaman baru dan dicatat untuk pembandingan di masa depan.
Menurut Tonegawa, tikus normal mempunyai kemampuan yang sama seperti manusia dalam mencocokkan persamaan dan perbedaan antara beberapa situasi. Namun, seperti yang telah diduga, tikus-tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu meningkat seiring bertambahnya usia atau munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Alzheimer: kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu ‘baru’ atau ‘lama’.
Menciptakan ‘Deja Vu’ dalam Laboratorium
Salah satu hal yang menyulitkan para peneliti dalam mengungkap misteri deja vu adalah kemunculan alamiahnya yang spontan dan tidak dapat diperkirakan. Seorang peneliti tidak dapat begitu saja meminta partisipan untuk datang dan ‘menyuruh’ mereka mengalami deja vu dalam kondisi lab yang steril. Deja vu pada umumnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, di mana tidak mungkin bagi peneliti untuk terus-menerus menghubungkan partisipan dengan alat pemindai otak yang besar dan berat. Selain itu, jarangnya deja vu terjadi membuat mengikuti partisipan kemana-mana setiap saat bukanlah hal yang efisien dan efektif untuk dilakukan. Namun beberapa peneliti telah berhasil mensimulasikan keadaan yang mirip deja vu.
Seperti yang dilaporkan LiveScience, Kenneth Peller dari Northwestern University menemukan cara yang sederhana untuk membuat seseorang memiliki ‘ingatan palsu’. Para partisipan diperlihatkan sebuah gambar, namun mereka diminta untuk membayangkan sebuah gambar yang lain sama sekali dalam benak mereka. Setelah dilakukan beberapa kali, para partisipan ini kemudian diminta untuk memilih apakah suatu gambar tertentu benar-benar mereka lihat atau hanya dibayangkan. Ternyata gambar-gambar yang hanya dibayangkan partisipan seringkali diklaim benar-benar mereka lihat. Karena itu, deja vu mungkin terjadi ketika secara kebetulan sebuah peristiwa yang dialami seseorang serupa atau mirip dengan gambaran yang pernah dibayangkan.
LiveScience juga melaporkan percobaan Akira O’Connor dan Chris Moulin dari University of Leeds dalam menciptakan sensasi deja vu melalui hipnosis. Para partisipan pertama-tama diminta untuk mengingat sederetan daftar kata-kata. Kemudian mereka dihipnotis agar mereka ‘melupakan’ kata-kata tersebut. Ketika para partisipan ini ditunjukkan daftar kata-kata yang sama, setengah dari mereka melaporkan adanya sensasi yang serupa seperti dejavu, sementara separuhnya lagi sangat yakin bahwa yang mereka alami adalah benar-benar deja vu. Menurut mereka hal ini terjadi karena area otak yang terkait dengan familiaritas diganggu kerjanya oleh hipnosis.

Rabu, 07 Desember 2011

Sejarah dan Asal Usul Kaum Gipsy

Bangsa atau kaum Gipsy merupakan bangsa yang nomaden yang artinya suka berpindah tempat, kaum gipsy ini pernah memiliki masa kelam sewaktu kepemimpinan Hitler di eropa dengan dimasukkannya kaum gipsi kedalam salah satu suku yang dianggap "berbahaya", selain orang Jews, orang Slavia dan kaum homoseksual. Kaum ini memiliki pandangan hidup yang unik dan tersebar luas di benua benua Amerika dan Timur Tengah. Dewasa ini jumlah mereka diperkirakan mencapai lebih dari 5 juta orang yang tinggal tersebar di setiap penjuru dunia. Gipsi memiliki banyak nama lain, antara lain Gipsy, Gitanos, Tsigani, Cigany, Zigeuner, Sinti, dan rom.

Gypsy Dan India
Kaum ini memiliki hubungan erat dengan india bagian utara yang pernah ada 1000 tahun lalu, kelompok ini meninggalkan india dengan alasan yg kurang jelas, namun sejumlah pakar mengatakan kaum ini meninggalkan india karena konflik militer yang tak kunjung usai.menurut catatan sejarah orang-orang yang lantas dikenal dengan orang Rom ini memasuki Eropa sebelum tahun 1300 M melalui Persia dan Turki.

Gypsy Yang Dikucilkan

Pada awal-awal kedatangan di Eropa hingga jangka waktu yang lama orang Rom cenderung tidak mau berbaur. Hal demikian bisa dimengerti mengingat latar belakang orang Rom yang dulunya hidup dalam masyarakat India yang terbagi dalam kasta. Cara hidup orang Rom yang mengisolasi diri dan tidak mau bergaul menimbulkan kecurigaan bagi warga asli. Tidak hanya sebatas curiga warga asli cenderung bersikap antipati. Dalam telusur sejarah telah terjadi banyak diskriminasi dan penganiayaan terhadap kaum Gipsi ini. Mereka dikucilkan dengan cara dipaksa mendirikan kemah di luar perkampungan warga asli, dilarang menimba air di perkampungan dan dilarang masuk kampung untuk berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari.

Kecurigaan dan tuduhan-tuduhan negatif terhadap kaum Gipsi terus saja mengalir. Mereka juga dituduh sebagai kaum pencuri dan kaum penculik anak-anak. Pada masa tertentu di masa lalu etnis ini juga sering dihadapkan pada hukum yang mewajibkan mereka memasak di tempat terbuka dengan tujuan agar siapapun yang ingin tahu bisa mengecek langsung isi belanganya. Dan tidak jarang pemeriksaan dilakukan dengan cara-cara barbar dengan menumpahkan isi belanga ke tanah.Penganiayaan juga menimpa kaum Gipsi ini. Meraka diusir dari beberapa wilayah di Eropa dan selama berabad - abad diperbudak. Perbudakan terhadap etnis ini berakhir pada tahun 1860-an. Setelah itu mereka tersebar ke Eropa Barat dan Amerika.
Kaum Gypsy Di Slovenia

Karena jarang diterima, orang Rom tidak pernah menetap. Gaya hidup nomaden ini menghasilkan berbagai keterampilan, seperti kerajinan logam, jual beli, dan hiburan. Dengan menawarkan jasa-jasa yang dibutuhkan ini, paling tidak mereka dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Beberapa wanita Rom memanfaatkan reputasi bahwa mereka memiliki kekuatan supernatural, sering kali pura-pura memilikinya untuk tujuan komersial. Kebiasaan berpindah-pindah ini juga meminimalkan risiko pencemaran budaya atau moral akibat terlalu banyak kontak dengan gadje—bahasa Romani untuk "non-Rom". Meskipun ada orang Rom yang berpegang kukuh pada banyak tradisi, mereka sering kali memeluk agama mayoritas di daerah mereka tinggal.


Pengusiran Gypsy

Sementara itu, prasangka menimbulkan penganiayaan. Orang Rom diusir dari beberapa bagian di Eropa. Di daerah-daerah lain, orang Rom diperbudak selama berabad-abad. Setelah perbudakan tersebut berakhir pada tahun 1860-an, orang Rom semakin tersebar, sebagian besar ke Eropa Baratdan Benua Amerika. Ke mana pun mereka pergi, mereka membawa serta bahasa, kebiasaan, dan bakat mereka.

Bahkan dalam keadaan tertindas, orang Rom kadang-kadang merasakan kepuasan hingga taraf tertentu dengan mempertunjukkan kesenian mereka. Di Spanyol, pembaruan kebudayaan Rom dengan kebudayaan lain menghasilkan musik dan tarian flamenco, sedangkan di Eropa Timur para pemusik Rom mengadopsi lagu-lagu rakyat setempat, menambahkan gaya khas mereka sendiri.Nada-nada penuh emosi dari pertunjukan musik orang Rom mempengaruhi bahkan para komponis musik klasik, termasuk Beethoven, Brahms, Dvořak, Haydn, Liszt, Mozart, Rachmaninoff, Ravel, Rossini, Saint-Saëns, dan Sarasete

Dewasa ini, antara dua juta hingga lima juta orang Rom—ada yang mengatakan lebih banyak lagi—tinggal hampir setiap penjuru bumi. Kebanyakan tinggal di Eropa. Sebagian besar tidak lagi hidup berpindah-pindah, dan ada yang cukup berada. Namun, di banyak tempat, orang Rom masihtergolong miskin dan kurang beruntung, dan sering hidup dalam kondisi yang mengenaskan.

Selama era Komunis di Eropa Timur, teori politik mengharuskan semua warga menikmati kehidupan yang sederhana. Berbagai pemerintah berupaya dengan beragam tingkat keberhasilan untuk mengendalikan cara hidup orang Rom yang nomaden dengan memberi mereka pekerjaan dan menempatkan mereka di perumahan pemerintah. Adakalanya ha ini cukup memperbaiki standar kesehatan dan kehidupan mereka, tetapi tidak menghapus perasaan dan pendapat negatif yang telah melekat dalam diri orang Rom dan non-Rom terhadap satu sama lain selama berabad-abad.

Selasa, 06 Desember 2011

Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang

Dunia binatang memang sangat menarik untuk diamati dan tiada habisnya. Dari tingkah laku hingga hal-hal aneh yang mungkin belum kita sadari. Berikut fakta unik yang bisa jadi akan membuat Anda tercengang.

Ikan Layar

ikan layar Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
kan Layar (sailfish) adalah ikan yang menjadi favorit para pemancing profesional. Tapi ikan ini termasuk ikan yang misterius di kalangan ahli biologi kelautan. Apa sebabnya? Tingkat perpindahan (migrasi) yang tinggi dan pergerakannya yang cepat.
Tak hanya itu, ikan yang memiliki dua nama latin berbeda ini tersebar ratusan mil dari pantai. Sehingga para ahli kesulitan untuk melakukkan tagging (penomoran) serta pengumpulan data untuk penelitian.
Ikan ini juga termasuk ikan yang ‘cepat’. Bayangkan saja, sekitar 36 jam setelah bertelur, telur-telur tersebut langsung menetas. Pertumbuhan tubuh mereka juga sangat cepat, yakni sekitar 6 kaki per tahun.
Ikan Layar yang berada di Samudra Pasifik bernama lain Istiophorus albicans. Sedangkan untuk di Samudra Atlantik bernama Istiophorus platypterus.

Kumbang Badak

kumbang badak Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
Kali ini berbicara mengenai hewan terkuat. Apakah nama hewan itu? Jika gajah adalah binatang besar dan berat yang dianggap paling kuat, maka tengoklah dulu fakta unik mengenai kumbang badak ini.
Kumbang badak atau yang bernama latin the rhinoceros beetle ini mampu membawa beban sebanyak 850 kali dari total berat badannya. Sedangkan gajah Afrika hanya mampu mengangkat beban dengan proporsi 25% dari total berat badannya.
Dari perbandingan tersebut, jelas kumbang badak lah hewan terkuat.

Burung Unta

burung unta Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
Burung unta memiliki tinggi badan mencapai 2,5 meter dengan berat 180 kg. Tak hanya besar, burung unta juga memiliki daya tahan yang luar biasa. Burung ini bisa bertahan hidup pada suhu di atas 40 derajat Celcius hingga suhu 0 derajat Celcius. Binatang yang umurnya bisa mencapai sekitar 50 tahun ini ternyata tak membuat kantong pemiliknya bocor.
Pengeluaran untuk biaya makanannya setahun kira-kira hanya menghabiskan sebesar US$ 75. Meski irit soal makan, namun yang paling sulit dalam memelihara burung unta adalah soal kandang. Diperlukan lahan yang cukup luas dan berpagar tinggi agar burung unta merasa nyaman dan tidak bisa lari keluar kandang.
Jika burung unta kabur, maka kamu perlu sebuah mobil untuk mengejarnya. Meski berbadan besar, burung yang bisa berlari hingga 50 km/jam ini ternyata mempunyai mata yang lebih besar dari otaknya.

Paus Biru

paus biru Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
Paus biru (Balaenoptera musculus) adalah hewan dengan suara paling keras, menurut para ilmuwan.
Suara ikan yang juga menyandang gelar sebagai hewan terbesar di bumi ini ternyata lebih keras daripada suara moge Harley Davidson. Bahkan bisa lebih keras daripada suara konser rock yang paling keras. Kurang keras? Bahkan suara ledakan bom pun masih kalah keras.
Jadi seberapa keras suara ikan paus biru ini? Suara ikan ini dapat mencapai 188 desibel. Angka yang sama dengan 1 juta kali suara mesin jet (yang mempunyai tingkat kekerasan suara 120-130 desibel). Perlu diingat bahwa tingkat kekerasan suara bertambah secara logaritmis. Artinya, setiap kenaikan 10 desibel, terjadi peningkatan intensitas suara hingga 10 kali. Kita tentunya harus bersyukur bahwa ikan paus biru tersebut tidak hidup di daratan.

Peregrine Falcon

peregrine falcon Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
Jika Anda beranggapan bahwa Cheetah yang mampu berlari hingga 114km/jam adalah binatang yang tercepat, maka Anda salah. Tahukah Anda bahwa seekor burung bernama Falco Peregrinus (the peregrine falcon) adalah hewan tercepat yang ada di bumi. Ia mampu terbang dengan kecepatan mencapai 390km/jam.
Sayangnya, hewan yang memiliki populasi tersebar di seluruh benua, kecuali Antartika ini mulai terancam kepunahan.

Unta

unta
 Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
Ini bukan burung unta, melainkan unta. Unta dapat bertahan hidup hingga delapan hari tanpa makan atau minum pada suhu 50 derajat Celcius. Unta juga ampu berjalan tanpa minum dalam jangka waktu lama sampai menemukan sumber air lagi yang kemudian akan disimpannya.
Tahukah Anda bahwa unta mampu meminum air sebanyak sepertiga berat badannya (sekitar 130 liter) hanya dalam waktu sepuluh menit dan dalam sekali minum?
Tempat penyimpanan air ini terletak pada punuk unta. Sekitar 40 kilogram lemak juga disimpan disini. Hal inilah yang membuat unta kuat berjalan berhari-hari di gurun pasir tanpa makan dan minum.
Jika Anda berjalan di gurun pasir, kesulitan terbesar adalah adanya badai pasir. Angin gurun yang muncul tiba-tiba, biasanya menjadi pertanda munculnya badai pasir yang butiran pasirnya dapat menyesakkan napas dan membutakan mata.
Unta seolah dirancang khusus untuk hidup di padang gurun. Pada kelopak matanya, unta memiliki sistem perlindungan untuk melindungi matanya dari debu dan butiran pasir. Hebatnya lagi, kelopak mata ini juga tembus pandang alias transparan. Sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang tebal dan panjang juga khusus diciptakan untuk mencegah masuknya debu ke dalam mata.
Pada hidung unta juga terdapat desain khusus, yakni ketika badai pasir menerpa, unta menutup hidungnya dengan penutup khusus.

Gajah

gajah Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
Meski gajah kalah kuat dibandingkan dengan Kumbang Badak, bukan berarti binatang dengan ‘hidung’ panjang ini tak punya keistimewaan. Gajah mempunyai bantalan tebal berupa jaringan kenyal yang tumbuh sebagai lapisan pada bagian bawah setiap telapak kakinya yang berfungsi untuk menyerap guncangan akibat berat badannya.
Lapisan bantalan ini bekerja dengan cara menyebarkan efek tekanan gajah ke permukaan tanah. Karena itu, gajah mudah mengangkat kakinya. Berkat bantalan tersebut, gajah mampu berjalan dan menempuh jarak yang jauh, meskipun tubuhnya amat berat. Bahkan menurut hukum fisika, seorang wanita bersepatu hak tinggi akan memberikan tekanan lebih besar pada permukaan tanah daripada satu kaki gajah.
Gajah berkomunikasi dengan suara infrasonik yang tidak terdengar oleh telinga manusia. Suara infrasonik ini memungkinkan gajah berbicara menggunakan bahasa khusus dengan gajah lain yang terpisah hingga sejauh 4 km. Sinyal infrasonik terbentuk pada saat benda bermasa besar bergerak sebagaimana pada saat meletusnya gunung berapi.
Suara infrasonik termasuk gelombang berfrekuensi rendah. Manusia bisa mendengarnya dengan bantuan alat perekam khusus. Awalnya, binatang yang diyakini mampu menghasilkan suara jenis ini hanyalah ikan paus, makhluk laut terbesar. Tapi ternyata gajah juga menggunakan cara yang sama untuk berkomunikasi dengan sesama mereka. Gajah juga mampu mendengar panggilan yang berjarak 10 km dengan sumber gelombang infrasonik.
Gajah merupakan makhluk sosial yang hidup di alam liar. Gajah betina hidup dala kelompok keluarga yang sangat dekat. Mereka menghabiskan sekitar 18 jam untuk berjalan, berendam, berinteraksi dengan gajah lain dan makan. Gajah akan berduka apabila kehilangan salah satu kerabatnya, karena gajah juga memiliki kecerdasan dan sensitivitas.

Kucing

kucing Fakta Unik Mengenai Beberapa Binatang
Kucing adalah hewan yang termasuk memiliki jenis yang banyak. Dari anjing model Persia yang sering dimanja dan dirawat ke salon, hingga kucing kampung yang biasa mencuri ikan asin di rumah penduduk.
Tahukah kamu bahwa faktanya, kucing adalah binatang yang menyimpan potensi bahaya yang cukup besar. Meskipun kelihatannya binatang ini kooperatif dengan manusia.
Bahayanya, kucing ternyata bisa menjadi media yang tepat dalam menyebarkan sejumlah bibit penyakit dan virus, mulai dari tokso hingga rabies yang sangat mengerikan. Berikut beberapa fakta lain tentang kucing yang perlu Anda ketahui:
Predator terhebat di dunia
Kucing (Felis silvestrid-catus), terutama kucing rumah adalah salah satu predator paling hebat di dunia. Kucing mampu membunuh dan atau memakan beberapa ribu spesies hewan, mengalahkan kucing besar (seperti singa, harimau dan sejenisnya) yang hanya mampu memangsa kurang dari 100 spesies. Karena ukurannya yang kecil, kucing tidak berbahaya bagi manusia. Namun, kucing akan menjadi momok mengerikan apabila terinfeksi rabies.
Sejak 3.500 tahun yang lalu
Kucing telah berasosiasi dengan kehidupan manusia sekurang-kurangnya sejak 3.500 tahun yang lalu. Ketika itu, orang Mesir kuno menggunakan kucing untuk mengusir hama tikus dan hewan pengerat lainnya dari hasil panen mereka. Namun, percaya atau tidak, di dunia ini hanya terdapat 1% populasi kucing yang masih termasuk galur murni atau biasa disebut kucing ras. Sisanya adalah kucing hasil percampuran berbagai ras atau disebut kucing kampung. Karena itu, tak heran jika kucing ras mahal harganya.
Berbeda tulisan
Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata “meong”. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan “meow”. Di negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis “miaow”. Sedangkan dalam bahasa Jepang sering ditulis dengan kata “nya”.
Umur dan berat
Kucing biasanya memiliki berat badan 2,5 hingga 7 kg dan jarang yang melebihi 10 kg, kecuali jika diberi makan yang berlebihan, kucing bisa mencapai berat 23 kg. Dalam penangkaran, kucing bisa hidup mencapai 15 hingga 20 tahun. Kucing tertua yang pernah diketahui berusia 36 tahun. Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern, hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.
Hewan yang cinta kebersihan dan raja tidur
Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Salivav atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat, tetapi zat inilah yang dapat memicu alergi pada manusia. Kadang kala, kucing juga memuntahkan gulungan rambut yang terkumpul di dalam perutnya. Kucing dapat menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering daripada hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12-16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13-14 jam. Tetapi, tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.
Kucing adalah binatang penyihir?
Di abad pertengahan, kucing dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Padahal, hal itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing ang dilakukan sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah pes tersebut.
Keterbatasan warna
Semua jenis kucing (termasuk macan, Cheetah dan sejenisnya) hanya dapat melihat dua warna, yakni hijau dan biru.
Air seni dan otot
Air seni kucing akan bersinar di bawah sinar gelap. Kucing juga memiliki 32 otot pada tiap telinganya.